Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rachmadi.
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Trenggalek bakal mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jwalita. Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rachmadi, usai rapat paripurna pada Selasa (26/5/2026).
Dalam rapat tersebut, selain pengucapan sumpah janji pergantian antar waktu anggota dewan, juga disetujui Raperda penyertaan modal BPR Jwalita, serta perubahan nama BPR Jwalita menjadi Bank Perekonomian Rakyat.
“Kita akan menyertakan modal yang sudah disepakati teman-teman Pansus, teman-teman DPRD itu sebesar Rp10 miliar,” kata Doding.
Ia menjelaskan, penyertaan modal akan dilakukan dalam dua tahap, yakni Rp5 miliar pada 2027 dan Rp5 miliar pada 2028. Doding berharap tambahan modal ini dapat meningkatkan kinerja BPR Jwalita sebagai bank milik pemerintah daerah setempat.
Dengan adanya cabang baru, BPR Jwalita diharapkan semakin eksis dan berkembang pesat dalam dunia perbankan. (man/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




