Kepala Sektor Khusus Nabawi, Muhammad Thoriq, mengatakan jumlah jemaah yang masuk ke Raudhah setiap hari mencapai ribuan orang.
"Ini per jam 4 sore ada beberapa kloter (yang masuk) kurang lebih 1.045 jemaah. Nanti kemudian jam 17.00 juga ada beberapa kloter yang akan masuk. Total dalam sehari bisa mencapai 8.000 orang," ujar Thoriq kepada Media Center Haji (MCH), Kamis sore waktu setempat.
Untuk memudahkan akses jemaah Indonesia ke Raudhah, Sektor Khusus Nabawi kembali menerapkan sistem pendaftaran kolektif sebagaimana yang dilakukan pada gelombang pertama.
Melalui mekanisme tersebut, setiap kelompok terbang (kloter) akan difasilitasi oleh ketua kloter maupun petugas bimbingan ibadah untuk mendapatkan tasreh atau izin masuk ke Raudhah. Sistem itu selanjutnya akan dikendalikan dan diawasi oleh Sektor Khusus Nabawi.










