Kondisi kedua kendaraan usai terlibat laka tabrak belakang. Foto: ZAINAL ABIDIN/BO
Sopir truk boks, Ikhwanto (44), warga Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengantarkan paket ekspedisi dari Bogor menuju Madiun. Ia mengaku sedang melaju normal di jalur lambat dan dikejutkan oleh hantaman dari arah belakang.
“Saya melaju di jalur lambat. Tiba-tiba terdengar benturan keras dari belakang, kendaraan langsung oleng dan terguling. Setelah keluar dari kabin, baru mengetahui kalau ditabrak minibus dari belakang,” ujarnya.
Berdasarkan informasi awal di tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan maut ini diduga kuat terjadi karena pengemudi minibus dalam kondisi mengantuk, sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. Meski begitu, pihak kepolisian masih mendalami kronologi pasti peristiwa ini.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Kedua kendaraan yang terlibat juga sudah dievakuasi ke pos polisi terdekat demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Menyikapi insiden ini, petugas mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara. Jika rasa lelah atau kantuk mulai menyerang, pengendara sangat disarankan untuk segera memanfaatkan fasilitas rest area demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal. (nal/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




