Abdullah Kafabihi Machrus
“Shalawat apa saja yang bisa,” tambah Rais Syuriyah PBNU tersebut.
Di samping meningkatkan ibadah, ia mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, setiap aktivitas perlu disesuaikan dengan kemampuan fisik agar kesehatan tetap terjaga.
Sepulang dari Tanah Air, lanjut dia, jemaah juga diharapkan mampu mempertahankan kebiasaan baik dan amalan positif yang telah dijalankan selama berhaji sehingga memperoleh predikat haji mabrur.
“Haji yang mabrur, tiada lagi balasannya selain surga,” katanya.
Sementara itu, proses pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah mulai dilakukan. Pada Minggu (7/6/2026), sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) diberangkatkan menuju Kota Nabi.
Kloter Jakarta-Pondok Gede (JKG) 18 menjadi rombongan pertama yang diberangkatkan dengan membawa 439 jemaah menggunakan 11 unit bus. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




