“Seluruh kewenangan pengelolaan jalan nantinya berada di bawah pemerintah pusat dan menjadi tanggung jawab pusat, tidak lagi kabupaten,” jelas Khairul Isnadi Kusuma saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026).
Pria yang akrab disapa Oon tersebut menambahkan, saat ini pemerintah sedang fokus menuntaskan proyek peningkatan jalan sebelum serah terima status dilakukan. Akses utama menuju wisata andalan Malang Selatan tersebut ditargetkan mulus total sebelum pergantian tahun.
“Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai akhir tahun 2026,” cetusnya.











