"Kami menegaskan bahwa keselamatan jemaah merupakan prioritas utama. Karena itu, setiap prosedur pemeriksaan dan penanganan teknis harus dipastikan selesai sebelum pesawat diizinkan terbang," ujar Ichsan di Madinah, Jumat (05/06/2026).
Setelah seluruh proses perbaikan dan pemeriksaan teknis dinyatakan selesai, pesawat akhirnya diberangkatkan pada pukul 02.19 Waktu Arab Saudi. Seluruh jemaah Kloter KJT-04 dapat melanjutkan perjalanan menuju Tanah Air dalam kondisi aman.
"Alhamdulillah, seluruh jemaah dapat diberangkatkan dengan aman dan penerbangan berlangsung lancar. Kami terus mengawal proses kepulangan jemaah agar aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tetap menjadi prioritas," katanya.
Selama masa penundaan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus melakukan koordinasi dengan pihak maskapai dan otoritas bandara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan terhadap jemaah tetap berjalan baik selama menunggu jadwal keberangkatan baru.










