Tangkapan layar video yang memperlihatkan kericuhan di arena sabung ayam perbatasan Bangkalan-Sampang
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Kericuhan yang terjadi di arena sabung ayam di wilayah perbatasan Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang diduga belum mendapat penanganan dari aparat penegak hukum (APH).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi di kawasan perkebunan yang berada di perbatasan Bangkalan dan Sampang pada Jumat (27/5/2026).
BACA JUGA:
- Ngaku Punya Beking Loloskan Seleksi Polisi dan PNS, Pria Asal Sumenep Ditangkap Polres Sampang
- Kos di Blega Diduga Jadi Lapak Sabu, Polres Bangkalan Amankan Pria 50 Tahun dan Puluhan BB
- Viral Teror Pocong Bersajam Resahkan Warga, Polres Bangkalan: UIah Iseng Tiga Pemuda
- Aksi Maling Motor Milik Pemuka Agama di Camplong Sampang Terekam CCTV
Kericuhan diduga dipicu perselisihan terkait pembayaran uang taruhan. Salah satu kelompok yang kalah disebut tidak memenuhi nilai taruhan yang telah disepakati sebelumnya sehingga memicu pertengkaran.
“Awalnya sepakat taruhan Rp5 juta, tetapi saat kalah tim pihak lawan hanya membayar Rp400 ribu,” kata HS yang mengaku mendengar langsung cekcok antarpeserta taruhan.
Menurut HS, sebagian besar peserta taruhan yang terlibat dalam kericuhan diduga berasal dari Kabupaten Bangkalan, khususnya Kecamatan Kokop, Kecamatan Geger, dan Kecamatan Tanjung Bumi.
Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi perkelahian yang disebut-sebut melibatkan senjata tajam.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




