Tangkapan layar CCTV saat pelaku menggasak motor korban
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Sebuah sepeda motor Yamaha Fazio bernopol L 6797 ABJ milik Ahmad Jefri dilaporkan hilang saat diparkir di Warung Kopi Pelangi, Jalan Babat Jerawat, Pakal, Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Motor warna hijau keluaran tahun 2023 itu diketahui raib sekitar pukul 01.45 WIB. Aksi pencurian terekam kamera CCTV area parkir warung kopi.
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat mengenakan kaus hijau dan celana pendek berbahan jeans. Pelaku diduga dengan mudah membawa kabur motor karena kendaraan dalam kondisi tidak dikunci setang meski menggunakan sistem keyless.
Korban diketahui bernama Muhammad Farel (18), adik dari pemilik kendaraan. Dia mengaku kerap mendatangi warung kopi tersebut.
"Jadi waktu itu saya sedang main game handphone, motor posisi di baris terdepan parkiran memang tidak saya kunci karena dibelakang motor saya banyak motor parkir. Dan saya ketahui motor saya Tidak ada ditempat pada pukul 02.00 WIB waktu saya pulang," ujar Muhammad Farel, Senin (25/5/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku membawa kabur motor dengan cara dituntun tanpa menyalakan mesin. Tak jauh dari lokasi, pelaku disebut telah ditunggu rekannya.
"Kalau saya lihat CCTV di rumah samping warkop, ada teman pencuri itu menunggu dan motor lalu didorong oleh pelaku lain tanpa menyalahkan mesin," tambah Muhammad Farel.
Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Pakal pada hari yang sama.
Kapolsek Pakal AKP Mulya Sugiharto membenarkan adanya laporan kehilangan sepeda motor tersebut.
"Benar korban pemilik motor telah laporan," ujarnya, Senin (25/5/2026).
Terkait keamanan di wilayah hukum Polsek Pakal, khususnya di tempat usaha yang beroperasi 24 jam, AKP Mulya mengimbau masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan miliknya.
"Sebenarnya kami menghimbau agar seluruh masyarakat ikut berperan aktif dalam keamanan barang yang dimilikinya. Dengan menempatkan kendaraan dalam pengawasan dan aman, menambahkan kunci ganda pada cakram kendaraan dan pastikan kunci kendaraan sudah diamankan dan kendaraan dalam keadaan terkunci," tambahnya.
AKP Mulya juga menyebut pihak kepolisian terus memberikan imbauan kepada masyarakat maupun pengelola tempat usaha terkait pentingnya keamanan kendaraan.
"Dari pihak kepolisian hanya dapat memberikan himbauan saja kepada para pemilik dan pengunjung di lokasi, namun dalam hal pemberian peningkatan keamanan itu kebijakan dan kewenangan dari Pemerintah Kota Surabaya," pungkasnya. (rus/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




