Gerakan tanam perdana tersebut dilakukan serentak di sejumlah daerah di Jawa Timur. Pusat kegiatan berlangsung di Kabupaten Kediri dan dihadiri langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sementara Kabupaten Tulungagung mengikuti secara daring melalui sambungan Zoom.
Dalam arahannya, Khofifah menegaskan bahwa pemerintah tengah mempercepat target swasembada gula konsumsi nasional yang sebelumnya diproyeksikan tercapai pada 2028 menjadi 2026.
“Kita semua harus bekerja keras mewujudkan swasembada gula konsumsi. Setelah itu bertahap menuju swasembada gula industri. Ini menjadi bagian penting dari ketahanan pangan nasional,” ujar Khofifah.
Menurutnya, keberhasilan program bongkar ratoon tidak cukup hanya meningkatkan produksi di tingkat petani. Pemerintah juga harus memastikan hasil panen gula memiliki pasar yang sehat dan harga yang kompetitif.







