Sutaji menjelaskan perubahan cuaca menjadi salah satu faktor utama meningkatnya populasi tawon tahun ini.
Secara teori, aktivitas tawon biasanya memuncak pada musim kemarau, yakni antara Juli hingga Oktober.
BACA JUGA:Buka Ruang Kritik Lewat FKP, Satpol PP dan Damkar Tuban Komitmen Tingkatkan Layanan Publik
"Namun di tahun 2026 ini, pada bulan-bulan awal intensitasnya sudah tinggi. Hal ini dimungkinkan karena cuaca panas yang ekstrem, termasuk pada Maret kemarin," ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat akan bahaya sengatan tawon jenis tersebut. Berdasarkan informasi medis, satu sengatan saja dapat membahayakan kesehatan manusia sehingga diperlukan kewaspadaan tinggi, terutama agar tidak mengganggu sarang.










