Kontingen jujitsu Kota Batu yang menorehkan prestasi di Piala Wali Kota Surabaya.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Kontingen Jujitsu Kota Batu berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Piala Wali Kota Surabaya tahun ini. Para atlet binaan Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kota Batu sukses membawa pulang 10 medali, terdiri dari 2 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.
Kejuaraan bergengsi itu diikuti sedikitnya 354 atlet dari 37 klub dan dojo lintas daerah, termasuk dari Jawa Timur hingga Jawa Barat. Persaingan berlangsung ketat, namun atlet Kota Batu mampu menunjukkan dominasinya di berbagai kelas.
Muhammad Septian Wahyu dari SMAN 2 Batu meraih medali emas di kategori Newaza dan perunggu di Fighting under -62 U-18. Muhammad Bintang Aldino juga menyumbang emas di Newaza serta perunggu di Fighting under -56 U-18+.
Kemudian, ada Kadek Dhanil Gipon, mahasiswa Unisma, berhasil meraih dua medali perak di Newaza dan Fighting under -69 U-18+. Lalu, Muhammad Arif Wicaksono dari SMKN 1 Batu meraih perak di Newaza dan perunggu di Fighting under -62 U-18.
Selain itu, Muhammad Ananta, mahasiswa Unesa, menyumbang perak di Newaza under -69 U-18+, sementara Muhammad Nidhom dari SMAN 1 Batu menambah koleksi medali dengan perunggu di Fighting under -56 U-18.
Ketua PBJI Kota Batu, Budi Tricahyono, menyampaikan rasa bangga atas capaian enam atlet yang diturunkan.
“Alhamdulillah, kita menurunkan 6 atlet yang notabenenya tiga senior dan tiga atlet puslat, semuanya sukses meraih medali. Tujuan kami mengikuti event di Surabaya ini sebagai tryout untuk mengukur sejauh mana kemampuan atlet menuju Porprov mendatang,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Budi menambahkan, tim pelatih tetap selektif dalam menentukan atlet yang bertanding meski memiliki banyak potensi. Setelah ini, PBJI Kota Batu bersiap mengikuti Piala Gubernur di Surabaya. Ia juga mengapresiasi dukungan KONI Kota Batu.
“Saya ucapkan terima kasih untuk Ketua KONI Kota Batu, Bapak Sentot, beserta jajaran pengurus yang selalu mendukung kegiatan kami,” kata Budi.
PBJI Kota Batu berharap, dukungan fasilitas latihan dan pemenuhan nutrisi atlet terus ditingkatkan agar tradisi medali emas tetap terjaga dan meningkat di level lebih tinggi. (adi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




