Tangkapan layar rekaman CCTV yang menunjukkan seorang kakek tertabrak motor saat akan mengantre beli LPG 3 kilogram.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Nasib apes menimpa Kusnarto (65), seorang kakek asal Kelurahan Ronggomulyo, Kabupaten Tuban. Pasalnya, ia tertabrak motor saat hendak ikut antre beli LPG 3 kilogram di Jalan Brawijaya, Kelurahan Kebonsari, Kabupaten Tuban.
Peristiwa laka lantas maut tersebut terekam CCTV milik warga setempat hingga video itu viral di media sosial (medsos) serta mendapatkan respons dari warganet.
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
Kanit Laka lantas Polres Tuban Iptu, Eko Sulistiyono, mengonfirmasi bahwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Brawijaya, Kelurahan Kebonsari, Kabupaten Tuban, pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang warga yang hendak mengantre elpiji 3 kilogram tertabrak sepeda motor saat menyeberang jalan.
"Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, insiden bermula saat korban berjalan kaki menyeberang dari arah timur ke barat. Pada saat bersamaan, dari arah utara ke selatan melaju sepeda motor yang dikendarai Moh. Devon Ari Arta (26), seorang pengemudi ojek online," beber Eko, Kamis (9/4/2026).
Menurut Eko, kecelakaan tersebut diduga akibat pengendara sepeda motor hendak mendahului mobil di depannya, sehingga tidak melihat orang yang akan menyeberang. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan antara pengendara motor dan pejalan kaki yang sedang menyeberang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka ringan. Sementara kendaraan sepeda motor diamankan ke Mapolres Tuban sebagai barang bukti. Namun, usai dilakukan mediasi, kedua pihak sepakat menyelesaikan peristiwa tersebut secara kekeluargaan.
"Kami juga memfasilitasi proses mediasi antara korban dan pengendara. Dan kata sepakat untuk berdamai," paparnya.
Sementara itu, Satlantas Polres Tuban mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berada di jalan raya, baik sebagai pengendara maupun pejalan kaki.
"Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai penting guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa. Intinya harus sadar diri dalam mematuhi aturan lalu lintas, biar semua selamat," tutupnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




