Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pasar Murah menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Pasar Murah ini terus kami lakukan secara berkelanjutan di berbagai daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman, sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar tetap kuat,” ujar Khofifah.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang datang untuk membeli berbagai komoditas pangan yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Sejumlah kebutuhan pokok yang dijual antara lain beras premium Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram.










