Dinas Pendidikan Kota Kediri Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran PAUD, Dorong Guru Manfaatkan AI

Dinas Pendidikan Kota Kediri Gelar Bimtek Digitalisasi Pembelajaran PAUD, Dorong Guru Manfaatkan AI Bimtek Digitalisasi Pembelajaran PAUD, Dorong Guru Manfaatkan AI untuk Media Animasi. (Ist).

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran PAUD di Aula Ki Hajar Dewantara, Selasa (3/3/2026), dengan tema pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk media animasi.

Kegiatan bertajuk “Membuat Media Pembelajaran Animasi dengan Kecerdasan Artifisial (AI)” ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. 

Sebanyak 123 Taman Kanak-Kanak (TK) serta 122 Kelompok Bermain dan Satuan PAUD Sejenis se-Kota Kediri ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital menuntut pendidik untuk terus menyesuaikan diri.

Ia menyinggung dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berupa Papan Interaktif Digital (PID) dan laptop guna menunjang proses belajar anak usia dini.

“Nah ini salah satu terobosan yang teman-teman PAUD/TK bisa manfaatkan untuk pembelajaran. Sehingga anak-anak kita bisa tertarik, bisa merespon apa yang disampaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan teknologi memang mempermudah proses pembelajaran. Namun, pemanfaatannya harus tetap dilakukan secara bijak dengan pengawasan saat anak menggunakan perangkat digital.

Mandung juga mendorong guru memaksimalkan sarana dan prasarana yang telah tersedia agar kegiatan belajar mengajar lebih interaktif dan menyenangkan. 

Menurutnya, bimtek ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengoperasikan perangkat interaktif sekaligus mengembangkan media pembelajaran berbasis animasi.

Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di masing-masing satuan pendidikan. 

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari TK Dharma Wanita Balowerti yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan serupa.

“Mudah-mudahan dengan terobosan ini anak-anak kita semakin terpancing untuk bisa mengikuti pembelajaran dengan bahagia, sukacita, dan nyaman. Karena pendidikan anak usia dini adalah kunci utama pembangunan fondasi karakter, kognitif dan sosial anak di masa emasnya,” pungkasnya. (uji/van)