Wabup Beky menegaskan, Kabupaten Blitar memiliki peran vital sebagai salah satu sentra peternakan unggas terbesar di Indonesia, terutama ayam petelur.
Saat ini, Kabupaten Blitar memiliki 3.618 peternak ayam petelur dengan populasi mencapai sekitar 17,17 juta ekor. Sepanjang 2025, produksi telur di daerah tersebut tercatat mencapai 151,5 juta kilogram.
Untuk menunjang produksi, kebutuhan pakan pabrikan mencapai 700–800 ton per hari, sementara kebutuhan jagung berada di kisaran 900–1.000 ton per hari.
Menurut Beky, keberadaan PT Charoen Pokphand Indonesia sebagai salah satu pemasok pakan ternak terbesar sangat membantu peternak dalam menjaga keberlanjutan usaha.
BACA JUGA:Klaim Serap 5.000 Naker, Pendukung MBG di Blitar Sebut Program ini Hidupkan Petani hingga UMKM
TAGS:Blitar










