Kebijakan ini mencakup berbagai aspek. Salah satunya penyediaan seragam tim oleh sekolah. Bahkan jika ada turnamen atau event di luar sekolah, biaya pendaftaran dibayar oleh sekolah, bukan hasil iuran siswa.
"Dan saat bertanding membawa nama sekolah, seluruh kebutuhan makan dan transportasi ditanggung penuh. Intinya, anak jangan sampai mengeluarkan uang. Apa pun maunya siswa, selama itu positif, akan saya ikuti dan fasilitasi," tambahnya.
Untuk menjaga kualitas permainan, SMK PGRI 1 Magetan tidak hanya mengandalkan guru olahraga internal. Sekolah mendatangkan pelatih khusus dari luar untuk membina siswa. Saat ini, jadwal latihan rutin telah ditetapkan, bola voli tiga kali seminggu dan futsal dua kali seminggu.
Program yang sudah berjalan istiqomah sejak tahun 2017 ini terbukti efektif menjaga semangat siswa. Meski prestasi juara adalah harapan, namun Agus menekankan bahwa karakter dan semangat jauh lebih utama.




