Koordinator aksi, Ahmad Ghafur, menilai pembangunan selama ini terkesan hanya terfokus di wilayah perkotaan, sementara desa terpencil masih harus berjuang dengan jalan rusak dan keterbatasan sarana.
“Kami menuntut keadilan pembangunan. Banyak desa yang sampai hari ini jalannya rusak parah, sulit dilalui, dan seakan luput dari perhatian pemerintah,” teriak Ghafur di hadapan massa.
AMP3 juga menyoroti kebijakan refocusing anggaran Pemkab Pamekasan, di tengah kondisi masyarakat desa yang harus bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya.
Ghafur turut menyinggung momen Grand Final Dangdut Academy 7 (DA7), saat Wakil Bupati Pamekasan terlihat memberikan gift D’Sultan dan D’Boss kepada peserta Valen yang nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah.










