Prof Dr Ahmad Mamduh dan Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk saat menyampaikan ceramah di depan ribuan santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Jumat (26/12/2025). Foto: MMA/bangsaonline
Menurut dia, media sosial memang banyak negatifnya. Tapi juga banyak baiknya karena bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif.
“Bahkan orang yang menyebarkan informasi kebaikan, nilainya sama dengan orang yang berbut baik itu,” ujarnya.
Karena itu Syaikh Mamduh minta agar para santri bermedsos secara baik dan bijak. Menurut dia, ada 5 nilai atau kriteria informasi yang baik dan berkualitas dalam bermedsos. Lima kriteria informasi itu ia sampaikan dalam bentuk pertanyaan.
“Pertama, apakah informasi yang disampaikan shahih atau valid? Kedua, apakah berita atau informasinya bermanfaat?,” tegasnya.
Ketiga, tegas Syaikh Mamduh, apakah informasi yang disampaikan itu punya nilai kasih sayang. Keempat, apakah informasi itu bijaksana.
“Apakah informasi yang kita sebarkan membuat kita malu atau membuat bahagia ketika kita di akhirat,” tegasnya.
Ia minta para santri agar menghindari waktu berlama-lama di media sosial untuk hal-hal yang remeh.
Saat menyampaikan ceramah, Syaikh Mamduh ditemani oleh Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk, ulama dari Universitas Al Azhar Mesir yang bertugas di Amanatul Ummah.
Pada akhir acara Syaikh Mabruk mengucapkan terima kasih kepada Syaikh Mamduh yang telah memberikan pencerahan bagi para santri Amanatul Ummah.
“Kami juga berterima kasih kepada Kiai Asep SaifuddinChalim dan Mauhibur Rokhman yang telah memfasilitasi ini semua,” kata Syaikh Mabruk sembari menyebut beberapa ustadz Amanatul Ummah.
Acara itu diakhiri doa bersama yang dipimpin Syaikh Mabruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




