MPP Kota Kediri Raih Rating Tertinggi se-Jawa, Ungguli Surabaya dan Kabupaten Kediri

MPP Kota Kediri Raih Rating Tertinggi se-Jawa, Ungguli Surabaya dan Kabupaten Kediri Kepala DPMPTSP sekaligus Koordinator Penyelenggaraan MPP Kota Kediri, Edi Darmasto, saat menyampaikan paparan. Foto: Ist

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Reputasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Kediri semakin menguat di mata masyarakat. Dengan rating 4,9 dari 396 ulasan Google Review, MPP Kota Kediri menempati peringkat pertama kategori MPP se-Jawa, mengungguli Surabaya dan Kabupaten Kediri yang berada di posisi berikutnya.

Pencapaian ini menegaskan Kota Kediri sebagai daerah dengan pelayanan publik yang paling dipercaya warganya, meski jumlah instansi pelayanan relatif lebih sedikit dibanding kota besar lain. Penilaian tinggi tersebut menunjukkan persepsi positif masyarakat terhadap layanan MPP Kota Kediri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakot Kediri, Hery Purnomo, dalam Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi MPP pada Senin (8/12/2025), menyampaikan bahwa capaian reputasi ini harus menjadi modal sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“MPP hadir dengan tujuan besar: menghadirkan pelayanan cepat, mudah, nyaman, dan aman. Reputasi baik yang kita peroleh adalah cermin kerja keras, tetapi juga pengingat bahwa masih ada banyak hal yang perlu kita benahi,” ujarnya.

Meski reputasi tinggi telah diraih, ia menyatakan MPP Kota Kediri masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kedisiplinan petugas, keterbatasan ruang pelayanan, sarana pendukung yang perlu ditingkatkan, hingga komitmen Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) yang belum merata.

“Jumlah UPP di Kota Kediri baru mencapai 13, terendah di Jawa. Sementara beberapa daerah sudah memiliki lebih dari 25 UPP. Perlu kita tingkatkan agar jumlah UPP dapat bertambah menjadi minimal 25,” tuturnya.

Hery menambahkan, sejumlah instansi seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BPOM, BNN, dan KPP Pratama siap bergabung. Ia juga menyoroti hasil evaluasi KemenPAN-RB tahun 2024 dengan skor 76,33 sebagai pengingat bahwa proses peningkatan tidak boleh berhenti.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO