JEMBER,BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencetak rekor nasional setelah meraih penghargaan MURI atas pelaksanaan inseminasi buatan pada lebih dari satu juta sapi dalam satu tahun.
Dalam periode Januari hingga 24 November 2025, inseminasi buatan dilakukan pada 1.099.397 ekor sapi.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
Angka tersebut dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia sebagai rekor inseminasi sapi terbanyak dalam setahun.
Piagam penghargaan MURI Nomor 12524/R.MURI/XI/2025 diserahkan Direktur Marketing MURI Awang Rahargo kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada kegiatan Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan Jawa Timur 2025 di City Forest, Tegalgede, Sumbersari, Jember, Senin lalu.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah, tenaga lapangan, dan peternak dalam mengoptimalkan reproduksi ternak secara modern.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah buah kerja keras para peternak dan penggemuk sapi, tentu kami menyampaikan terima kasih panjenengan semua yang berhak menerima,” katanya.
Ia menyebut pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi peternak dan penggemuk ternak.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dilakukan peternak berkontribusi besar menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan populasi dan produktivitas sapi tertinggi nasional.
“Panjenengan semua telah berinisiatif melakukan banyak inovasi, melakukan banyak kerja kerja produktif sehingga populasi sapi potong dan sapi perah di Jawa Timur terbesar di antara seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.
Sepanjang 2024, Jatim mencatat kelahiran 1,1 juta pedet—angka tertinggi di Indonesia—yang ditopang 1.417 inseminator di seluruh provinsi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




