“Harapannya kami, tetaplah mengisi BBM seperti biasa. Kalau ada masalah, jangan sungkan-sungkan datang, ada 33 titik bengkel resmi yang bisa didatangi,” ujar Emil.

Ia menegaskan, bahwa permasalahan ini sedang ditangani secara serius oleh Pertamina dan Pemerintah. Emil mengapresiasi langkah cepat Pertamina yang membuka puluhan bengkel layanan keluhan di berbagai daerah agar masyarakat dapat langsung mendapatkan penanganan tanpa prosedur rumit.
“Daripada harus lapor ke posko SPBU, bawa kertas ini-itu, sekarang cukup datang ke bengkel. Di sana bisa langsung dicek, langsung ditangani, jadi tidak dua kali kerja,” tegas Emil.










