Sejumlah driver ojol perempuan bersama Gubernur Jatim Khofifah.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di tengah maraknya aksi demonstrasi yang digelar oleh segelintir kelompok dengan berbagai tuntutan politik, justru mayoritas masyarakat Jawa Timur memilih sikap berbeda.
Alih-alih ikut turun ke jalan, mereka menyuarakan gerakan “Jatim Fokus Kerja” sebagai bentuk dukungan terhadap Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
BACA JUGA:
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
Dukungan ini muncul secara organik dari berbagai kalangan, salah satunya komunitas ojek online (ojol). Mereka menilai, stabilitas daerah jauh lebih penting ketimbang aksi-aksi jalanan yang dinilai tidak produktif.
Rochmad, salah satu koordinator komunitas ojol di Surabaya, menegaskan bahwa banyak aspirasi dalam demonstrasi justru tidak realistis.
“Tuntutan seperti penurunan pajak itu tidak masuk akal. Itu kewenangan negara, bukan bisa seenaknya diturunkan hanya karena desakan massa. Yang ada justru mengacaukan sistem,” ujarnya, Minggu (24/8).
Menurutnya, masyarakat kecil seperti pengemudi ojol lebih memilih bekerja keras dan mencari rezeki halal ketimbang larut dalam agenda politik yang sarat kepentingan.
“Kami sudah kenyang lihat demo yang ujung-ujungnya hanya jadi panggung segelintir orang. Yang jelas-jelas bermanfaat itu ya bekerja,” tambahnya.
Dukungan warga tidak datang tanpa alasan. Sejumlah capaian yang diraih Gubernur Khofifah dinilai memberi dampak langsung, mulai dari penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur hingga kerja sama strategis dengan pemerintah pusat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




