"Kamu memilih untuk menerobos karna tidak ditemui oleh Bupati Pamekasan dan kami sampai di bentrokan dengan aparat dari pihak kepolisian," kata Presiden BEM Unira, Izet Alfian Fatahillah.
Lebih lanjut, Izet menuturkan, saat sampai di ruang kerja Bupati Kholilurrahman massa aksi mencari di setiap sudut kantor, tetapi Bupati tak ditemukan. Apalagi saat itu, menurutnya adalah jam aktif kerja
BACA JUGA:Gelar Aksi di Depan Kantor DPRD Jombang, Mahasiswa Soroti Pelemahan Rupiah dan Kenaikan BBM

"Di kantor bupati Pamekasan tidak ada di ruangan nya, saat jam kerja berlangsung dan kami memilih untuk menyegel karna ruang publik itu untuk bekerja akan tetapi tidak ada orang sama sekali," terangnya.










