Sadrah Devi, Kepala Seksi Perencanaan, Pengembangan, dan Pemanfaatan UPT Tahura Raden Soerjo mengatakan, pihaknya mengelola kawasan konservasi seluas 27.800 hektar.
"Yang ditetapkan melalui keputusan Menteri Kehutanan sejak 2002," katanya, Rabu (30/7/2025).
Pemandian Air Panas Cangar menjadi salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Sadrah, setiap tahun kawasan ini menyumbang sekitar Rp4 hingga Rp5 miliar.
“Peminatnya sangat tinggi, tidak hanya dari masyarakat lokal, tapi juga dari wisatawan mancanegara,” ujarnya.







