BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama para jemaah haji undangan Khadimul Haramain Asy Syarifain, Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud, bersiap wukuf di Arafah menuju puncak ibadah haji 1446 H.
Perjalanan ke Arafah dilakukan dengan terlebih dahulu bermalam di Mina sebagai persiapan menjalani wukuf sebagai puncak ibadah haji sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Rasulullah.
BACA JUGA:
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
“Alhamdulillah sejak kemarin tanggal 8 Dzulhijjah kami sudah perjalanan ke Mina untuk bermalam dan melaksanakan ibadah tarwiyah sebagai persiapan menghadapi hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah,” Khofifah di Arafah, Kamis (5/6/2025).
“Insya allah Kamis hari ini kami ke Arafah untuk menjalankan wukuf sebagai puncak ibadah haji,” imbuhnya.
Khofifah pun menjelaskan bahwa sesuai yang tertuang dalam kitab Al-Mughni, karya Ibnu Qudamah, tanggal 8 Dzulhijah adalah waktu dimana Radulullah SAW bersama sahabat melaksanakan ibadah sunnah tarwiyah.
Hal ini merupakan sunnah Nabi dimana saat tanggal 8 Dzulhijah, Nabi dan para sahabat mabit di Mina mengambil bekal air sebelum sampai di Arafah untuk Wukuf.
Di Mina, mereka mengambil bekal air minum karena saat itu tidak terdapat air di Arafah.
“Sebagaimana juga sunnah Nabi, para tamu Allah undangan Kerajaan berada di Mina menunaikan rangkaian ibadah sampai salat Subuh. Dan pagi ini mulai bergerak ke Arafah untuk melaksanakan wukuf,” tegasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




