Dokter spesialis Orthopedi dan Traumatologi RS Siloam Surabaya dr. Teddy Heri Wardhana, SpOT saat mengedukasi masyarakat mengenai osteoarthritis dan salah satu penanganannya, TKR
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Nyeri lutut bisa menjadi masalah yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Bagi banyak orang, rasa sakit yang terus-menerus dapat membatasi kemampuan berjalan, berdiri, atau bahkan melakukan aktivitas sederhana seperti menaiki tangga.
BACA JUGA:
- Grup RS Siloam Hadirkan Stroke Ready Hospitals untuk Penanganan Lebih Cepat dan Tepat
- Si 'Silent Killer' Julukan Aritmia Jantung, Respons Gejalanya Sebelum Terlambat
- Mahasiswa Unair Sabet Penghargaan Internasional Berkat Inovasi Parem Tempel Obat Osteoarthritis
- Lima Mahasiswa Unair Kembangkan Inovasi Parem Tempel sebagai Alternatif Terapi Osteoarthritis
Nyeri lutut ini bisa menjadi salah satu tanda gejala dari penyakit osteoarthritis atau pengapuran tulang.
Osteoarthritis adalah salah satu gangguan sendi yang umum terjadi. Tidak hanya pada lutut, osteoarthritis juga dapat terjadi pada sendi lain, seperti jari tangan, tulang punggung, atau pinggul.
Osteoarthritis termasuk dalam penyakit degeneratif. Artinya, penyakit ini dapat memburuk seiring dengan bertambahnya usia. Maka dari itu, osteoarthritis adalah hal yang perlu ditangani sesegera mungkin. Salah satu penanganan untuk masalah ini adalah prosedur total knee replacement (TKR).
Dalam acara tahunan Pameran Pelayanan Unggulan Rumah Sakit di Jawa Timur dan Festival Paduan Suara Antar Rumah Sakit di Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan oleh PERSI (Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia) Wilayah Jawa Timur, RS Siloam Surabaya bersama dr. Teddy Heri Wardhana, SpOT dokter spesialis Orthopedi dan Traumatologi mengedukasi masyarakat mengenai osteoarthritis dan salah satu penanganannya, TKR.
“Prosedur TKR atau total knee replacement ini direkomendasikan untuk pasien yang mengalami osteoartritis (OA) tingkat lanjut, dengan gejala seperti nyeri lutut yang terus-menerus, keterbatasan gerakan, seperti kesulitan menekuk atau meluruskan lutut serta sulit berdiri atau berjalan akibat rasa sakit,” ujar dr. Teddy Heri Wardhana, SpOT dokter spesialis Orthopaedi dan Traumatologi RS Siloam Surabaya.
dr. Teddy menambahkan bahwa di era saat ini, operasi dengan robot menjadi terobosan bagi dunia kedokteran. Dengan adanya robot dalam tindakan, keuntungan yang dirasakan oleh pasien akan lebih maksimal. Seperti prosedur TKR, hasil operasi semakin presisi dan proses pemulihan pasien pasca operasi akan jauh lebih cepat.
Apa Penyebab Osteoarthritis?
Penyebab osteoarthritis adalah kerusakan pada tulang rawan (kartilago) yang berfungsi untuk melindungi ujung tulang keras dari gesekan. Hal ini membuat tulang saling bergesekan langsung saat bergerak, hingga timbul peradangan yang dapat memicu nyeri, serta kekakuan pada sendi.
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoarthritis. Berikut di antaranya Berat badan berlebih atau obesitas,
Memiliki riwayat keluarga yang mengidap penyakit osteoarthritis, Lanjut usia, Berjenis kelamin wanita, Wanita yang sudah mengalami menopause, Pernah mengalami cedera pada sendi, Pernah melakukan operasi pada tulang dan sendi, Sering beraktivitas fisik dengan intensitas tinggi, seperti angkat beban, dan lain sebagainya dan Mengidap penyakit metabolik, seperti diabetes.
Kenali Gejala Osteoarthritis
Penderita osteoarthritis akan mengalami gejala awal seperti nyeri dan kekakuan pada sendi. Adapun beberapa gejala osteoarthritis yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut:
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




