Pemain Jakarta Electric PLN (kiri) saat melakukan Spike. (Ist)
Di sisi lain, Pertamina Enduro yang harus menang untuk maju ke grand final, mendadak kalah 2-3 pada Electric PLN. Sakitnya Junaida Santi, salah satu bintang andalan tim Pertamina, membuat kekuatan tim milik BUMN itu berkurang.
"Sakitnya Santi pada dua set awal itu kekuatan kami berkurang. Serangan kami berkurang," ucap Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bullent Karsioglu.
Pemain asing Pertamina, Jordan Thomson juga mengakui, hilangnya Santi pada dua set awal itu membuat serangan berkurang.
"Kami sudah berusaha untuk menang, tapi kalah," katanya.
Manajer tim Pertamina, Widi Triyoso, mengungkapkan bahwa timnya masih berpeluang masuk ke grand final.
"Apalagi dua laga sisa di Solo bisa kita ambil," ucapnya singkat. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




