Serangan pada Khofifah Diduga Terkait Pilpres 2029: Kiai, Nyai, Guru Besar Salat Malam & Istighatsah

"Acara ini kita adakan seminggu sekali atau dua minggu sekali," kata pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu.

Pantauan BANGSAONNLINE di lokasi, para kiai, nyai dan guru besar yang hadir, antara lain, Syaikh Ahmad Muhammad Mabruk dari Mesir, KH Hisyam Syafaat, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blok Agung Banyuwangi, KH. Yazid Karimullah, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qarnain di Desa Baletbaru, Sukowono, Jember, Nyai Hj Farida Salahuddin Wahid dari Pesantren Tebuireng Jombang, Nyai Hj Machfudloh Aly Ubaid, Pengasuh Ribath Al-Lathifiyyah Satu Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Juga hadir Prof Achmad Muzakki, PhD, Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Dr Ahmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Prof Dr KH Imam Ghazali Said, pengasuh Pesantren Mahasiswa An Nur Wonocolo Surabaya, dan Prof Masdar Hilmy, mantan Rektor (UINSA) Surabaya.

Selain mereka juga hadir KH Muchlis Muhsin, pengasuh Pondok Pesantren Al Anawar Modung Bangkalan, KH Hamid Mannan, pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Ihsan Pamekasan, Madura, Dr KH Ahmad Sujak, Kepala Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Prof Mas'ud Said, PhD, Direktur Pascasarjana Unisma Malang, Prof Dr Abdul Halim Soebahar, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, KH Muchlis Alawy, Sampang Madura, dan Dr KH Akhmad Jazuli, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: