Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, disambut saat safari Ramadan di SMKN 5 Surabaya. (Ist)
SURABAYA, BANGSAONLIENE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak para guru untuk menerapkan empat konsep pendidikan kepada muridnya. Keempat konsep tersebut antara lain tadris (pembelajaran), ta'lim (pengajaran), tarbiyah (pengasuhan), dan ta'dib (kesantunan).
"Empat konsep pendidikan tersebut seyogyanya ada di dalam semua guru dengan tujuan membentuk para murid yang berakhlakul karimah," kata Khofifah saat Safari Ramadhan Pendidikan Tahun 2025/1446 H Korwil III Dinas Pendidikan Jatim, di SMKN 5 Surabaya, Jumat (7/3/2025).
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Menurut Khofifah, guru sebagai tenaga pendidik pasti mengajarkan proses ta'lim dan tadris melalui proses transfer of knowledge kepada murid-muridnya.
Namun, ada proses tarbiyah atau proses pengasuhan yang tidak banyak dilakukan para guru. Artinya, para guru tak sekadar mengajar tetapi juga memberikan pengasuhan kepada anak didiknya.
Proses tarbiyah, lanjut Khofifah, mudah dilakukan jika diterapkan dalam boarding school karena ada kedisiplinan, kesantunan, kesederhanaan, ihtiram (saling hormat menghormati) yang telah diajarkan.
"Kalau di kelas terbatas, tetapi kalau di asrama proses itu memungkinkan," ujarnya.
Kemudian proses ta'dib yakni pembinaan akhlak atau budi pekerti bisa diterapkan dan diamalkan secara lebih intens oleh mudarris (guru) kepada murid-muridnya. Sehingga tidak sekadar mengajar, mendidik dan mengasuh, tetapi juga mengajarkan adab sopan santun bagi para murid.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




