Tak Ada Sekat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Buka Bersama dengan Ribuan Masyarakat

Tak Ada Sekat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Buka Bersama dengan Ribuan Masyarakat Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menikmati nasi bungkus daun pisang bersama warga. Foto: Ist.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin buka bersama dengan ribuan orang dari seluruh elemen masyarakat, Senin (3/3/2025).

Tiada sekat, baik antara Vinanda dan dengan seluruh lapisan masyarakat yang hadir. Bahkan, semua duduk bersama di Halaman Balai Kota Kediri untuk menikmati nasi bungkus daun pisang ini.

Suasana buka bersama tampak meriah. Masyarakat yang hadir dan ikut buka bersama ini pun juga antusias dan senang bisa buka bersama dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri. Terlihat sejak pukul 15.30 WIB, mereka sudah memadati area Balai Kota Kediri.

Pada kesempatan itu, Vinanda mengucapkan selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadan 1446 H.

"Atas segala kerendahan hati, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah puasa bisa diterima di sisi Allah SWT dan selalu diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah puasa di tahun ini," kataya.

Vinanda juga menyampaikan terima kasih atas perhatian, doa, serta dukungan dari semua masyarakat, sehingga dirinya dan  bisa dilantik oleh Presiden Prabowo, tanggal 20 Februari lalu.

"Terima kasih juga kepada Sekretaris Daerah Kota Kediri, seluruh kepala OPD, para pejabat di lingkungan Pemkot Kediri atas dukungannya kepada saya dan selama kegiatan pelantikan tersebut, serta berbagai hal yang saya arahkan dalam persiapan pemerintahan ini," ujar Vinanda.

Wali kota termuda se-Indonesia ini juga menjelaskan bahwa hari ini merupakan hari pertama berkantor untuk memimpin Kota Kediri.

Ada 5 misi yang akan dilaksanakan, yakni Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni (MAPAN).

Misi pertama, Maju, yakni dapat membawa Kota Kediri maju dalam hal pembangunan ekonomi maupun infrastrukturnya. Harapannya, pertumbuhan ekonomi Kota Kediri dapat tumbuh minimal di angka 4 sampai 5 persen.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO