Siap Jadikan Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara, Khofifah-Emil Ajak Sukseskan Pilkada 2024

Siap Jadikan Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara, Khofifah-Emil Ajak Sukseskan Pilkada 2024 Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan, serta penyejahteraan masyarakat mewujudkan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena Jawa Timur saat ini telah menempati posisi strategis terutama dengan adanya Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur. Jatim sekarang ialah pusat perdagangan, pusat logistik nasional juga lumbung pangan nasional. 

Hal itu didukung dengan adanya 70 persen trayek tol laut adalah dari Jawa Timur. Selain itu, Jatim menopang kebutuhan bahan pangan di 20 provinsi di Indonesia Timur.

Rincinya, Pelabuhan Tanjung Perak melayani 19 rute dari 39 rute tol laut, sehingga hampir 80 persen logistik di 20 provinsi Indonesia Timur disuplai dari Jawa Timur.

“Mulai tahun depan Presiden Prabowo akan mulai memboyong ASN ke IKN. Maka kebutuhan logistik, arus transportasi juga akan semakin meningkat,” kata melalui keterangan tertulis yang diterima pada hari ini, Kamis (21/11/2024).

Hal ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat Jatim sebagai peluang. Produk-produk usaha sektor pertanian, peternakan, dan juga perikanan yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan nasional harus dimaksimalkan.

Tidak hanya itu, Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang diberi kewanangan untuk mengelola dua Pelabuhan sekaligus. Yaitu Pelabuhan udara Abdur Rahman Saleh di Malang dan juga Pelabuhan New Tanjung Tembaga di Probolinggo.

“Kami berkomitmen untuk membangun interkoneksitas di seluruh wilayah Jatim,” ucap .

Ia menyebut, di pemerintahan periode pertama pihaknya sudah merealisasikan Trans Jatim dengan lima koridor. Koridor 1 Trans Jatim sudah melayani tiga wilayah penting di Jawa Timur, yaitu Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.

Kemudian koridor 2 sudah melayani trayek Mojokerto-Surabaya, dan ada Koridor 3 melayani rute Mojokerto–Gresik. Berikutnya Koridor 4 Trans Jatim melayani rute bus yang menghubungkan Kabupaten Gresik dengan Kabupaten Lamongan, dan Trans Jatim Koridor 5 yang melayani rute Surabaya-Bangkalan Madura.

“Dan dalam dua tahun lagi kita akan menambah lima koridor lagi untuk Trans Jatim di wilayah Gerbangkertasusila Plus. Dan selanjutnya juga akan dikembangkan Bus Trans Jatim untuk wilayah Madiun Raya, Malang Raya dan Jember Raya,” urai .

Tak hanya itu, salah satu kemajuan sektor transportasi Jawa Timur adalah tapakan babak sejarah baru dengan disahkannya dokumen Sustainable Urban Mobility Plan (SUMP) Gerbangkertasusila Plus yang dilakukan di era kepemimpinan -Emil periode pertama.

Dokumen ini sangat penting sebagai landasan untuk realisasi perencanaan jaringan transportasi di wilayah Gerbangkertasusila Plus baik untuk Surabaya Regional Railway Line (SRRL), Mass Rapid Transit (MRT), Kereta Rel Listrik (KRL), Autonomous Rail Rapid Transit (ART), Bus Rapid Transit (BRT).

Menguatkan apa yang disampaikan , Emil menegaskan bahwa Jatim saat ini ada di posisi sebagai provinsi penggerak ekonomi nasional. Saat ini Jatim juga menjadi penyumbang 22 persen lebih untuk industri manufaktur. Selain itu Jatim saat ini adalah lumbung pangan nasional.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pasangan Edi Hadiyanto Daftar Bacakada Situbondo ke PPP':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO