Pesantren Jatidiri Bangsa Kediri Telah Dibuka, Telan Biaya Pembangunan Rp2 Miliar Tanpa Proposal

Pesantren Jatidiri Bangsa Kediri Telah Dibuka, Telan Biaya Pembangunan Rp2 Miliar Tanpa Proposal Suasana di waktu malam Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara, yang terletak di belakang Situs Ndalem Pojok. (Ist)

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pesantren Indonesia Merajut Perdamaian Nusantara, yang terletak di belakang Situs Ndalem Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten , Jawa Timur, telah dibuka dan siap menjalankan proses pendidikan.

R.M. Suhardono selakuKetua Pembangunan Pesantren, menjelaskan, bahwa Pesantrennya tersebut adalah wahana pendidikan untuk mencetak generasi bangsa, agar memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara.

Pengurus pesantren pun menyatakan lembaga pendidikan ini sama sekali tidak unsur bisnis.

“Memang biaya pembanungan Pesantren ini tak kurang dari 2 milyar. Biaya tersebut persembahan dari Bapak Kyai Muhammad Muchtar Mujtaba Mu’thi dan gotong rotong murid-muridnya dengan ikhlas. Tidak ada niatan bisnis, ini wujud pengabdian pada bangsa dan negara,”ucap Suhardono.

Diiakui oleh Suhardono, bahwa di zaman modern ini tidak sedikit lembaga pendidikan yang berbau bisnis. Justru tujuan bisnis itulah yang menghancurkan kualitas pendidikan.

“Kalau mau negara ini maju, pendidikan itu jangan dibuat bisnis, jangan dibuat untuk mencari keuntungan. Ini yang merusak. Untuk itu pesantren kebangsaan ini tidak ada tujuan bisnis. Apalagi ini pesantren untuk menumbuhkan kesadaran berbangsa dan bernegara (karakter), niat bisnis tidak boleh, kita semua harus benar-benar ikhlas,” tambahnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO