SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari Perpustakaan Sekolah Internasional yang diperingati setiap tanggal 18 Oktober, turut dirayakan oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024.
Khofifah mendorong perpustakaan sekolah untuk terus mengembangkan inovasi digital. Menurutnya, inovasi penting dilakukan agar minat dan tingkat literasi di kalangan siswa terus meningkat.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Minta Prestasi Pendidikan Jatim Terus Ditingkatkan
- Jawa Timur Pertahankan Prestasi Tertinggi SNBP dan SNBT 2026
- Sambut Kepulangan Kloter Pertama Jemaah Haji dari Jawa Timur, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
"Perpustakaan perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk menjawab tantangan di era digital, di mana akses informasi menjadi lebih cepat dan fleksibel. Dengan inovasi digital, perpustakaan sekolah dapat menjadi pusat pembelajaran yang dinamis sesuai dengan kebutuhan zaman yang serba cepat dan digital ini," kata Khofifah di Surabaya, Jum'at (18/10/2024).
Khofifah mengatakan, saat ini perpustakaan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku fisik, tetapi harus menjadi pusat pembelajaran digital.
Hal ini mencakup pengembangan perpustakaan digital yang memungkinkan siswa mengakses koleksi e-book, jurnal, dan materi pembelajaran lainnya secara online.
"Inovasi digital di perpustakaan memudahkan siswa untuk mengakses sumber informasi global. Hal ini tentunya akan memperluas cakrawala pengetahuan siswa dan menghubungkan mereka dengan berbagai sumber daya di seluruh dunia," katanya.
Menurutnya, literasi digital harus menjadi bagian dari pendidikan modern. Perpustakaan bisa menjadi salah satu fasilitas bagi siswa untuk menggunakan teknologi secara cerdas dan bijak, termasuk kemampuan untuk mencari, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi digital secara efektif.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




