Kepala Inspektorat Kabupaten Sampang, Ariwibowo Sulistyo. (Foto : ist)
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Kasus dugaan pemotongan jasa pelayanan (Jaspel) dan makan-minum di Puskesmas Batulenger, Sokobanah, sedang didalami Inspektorat Kabupaten Sampang.
Hal ini menjadi perhatian serius lantaran adanya dugaan persengkongkolan Kepala Puskesmas Batulenger beserta Koleganya.
BACA JUGA:
- Polsek Karang Penang Sampang Intensifkan Patroli Sore, Antisipasi Kriminalitas dan Laka Lantas
- Diskopimdag Sebut Konflik Timur Tengah Belum Pengaruhi Harga Pangan di Sampang
- Bukan karena Konflik Timteng, Pemkab Sampang Sebut Stok LPG Dipengaruhi Permintaan Tinggi
- Konflik Timur Tengah Masih Panas, Disnaker Sampang Sebut Pengiriman Pekerja Migran Tetap Berjalan
Kepala Inspektorat Kabupaten Sampang Ariwibowo Sulistyo membenarkan atas kejadian di Puskesmas Batulenger. Saat ini pihaknya sedang mempelajari kasus tersebut.
"Sedang kami pelajari mas, ditunggu saja," ujarnya melalui pesan singkat kepada BANGSAONLINE.com, Minggu, (7/4/2024).
Diketahui, jasa pelayanan tersebut merupakan hak tenaga kesehatan. Sementara makan-minum melekat kepada masyarakat atau pasien yang berobat di pelayanan kesehatan.
Anggaran jasa pelayanan dan mamin ini diperoleh dari program jaminan kesehatan nasional (JKN).
Istilah ini dikenal dengan sebutan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Sebelumnya, salah satu tenaga kesehatan Puskesmas Batulenger yang namanya tidak mau dikorankan menyampaikan rasa keberatan atas pemotongan tersebut. Karena dilakukan tanpa kesepakatan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




