Tiga Maling Motor di Surabaya Diamuk Massa, 1 Pelaku Tewas

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Fauzi (25 tahun) warga Jl Danakarya Gg I, Semampir, Surabaya meregang nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit setelah diamuk massa. Sementara untuk temannya Novi Pahlawanto (26) warga Jl. Randu Timur Lebar, Sidotopo, Kenjeran masih terbaring koma di RSU dr. Soetomo. Sedangkan Amir Naif (24) asal Bangkalan terselamatkan dan ditangkap polisi. Warga Madura tersebut selamat karena belum terbukti beraksi.

Ketiga pelaku ini dihajar massa saat terpergok mencuri sepeda motor milik salah satu warga Greges Barat Gang Dalam No 101 Surabaya pada Kamis (30/7) dini hari.

Berdasarkan informasi di lapangan, Fauzi dan Novi dihajar massa setelah terpergok melakukan aksi bersama Amir. Dengan berboncengan tiga, mereka hendak mencuri sepeda motor Honda Vario bernopol AE 4140 NF yang terparkir di depan sebuah rumah korban.

Saat itu, Amir yang turun langung mendekati dan mengotak-atik kunci kontak sepeda motor tersebut. Sementara Novi dan Fauzi menunggu di sepeda motor yang tidak jauh dari lokasi. Saat motor curian itu hendak dituntun, aksi Amir dipergoki warga. Amir yang panik langsung meninggalkan sepeda motor hasil kejahatan itu. Dia pun berlari menuju ke arah Novi dan Fauzi yang juga sudah siap kabur.

Novi dan Fauzi pun langsung menggeber sepeda motornya tanpa menghiraukan Amir. Mereka lantas berusaha kabur. Namun, saat itu warga sudah mengepung keduanya. Pada saat masuk di sebuah gang tidak jauh dari lokasi kejadian, mereka pun ditendang oleh warga hingga terjatuh dari motornya. Setelah mereka terjatuh warga langsung menghajar Fauzi dan Novi beramai-ramai.

"Setelah dihajar massa, keduanya menderita luka serius, Novi mengalami gegar otak setelah menderita dua luka robek di kepala hingga harus dijahit, sementara Fauzi juga mengalami luka yang sama hanya saja pada saat perjalanan ke rumah sakit Bhayangkara, pelaku meninggal dunia," ungkap Kapolsek Asemrowo, Kompol Anton, Minggu (2/8).

Anton menjelaskan, setelah mengevakuasi dua pelaku itu, personelnya juga melakukan penyisiran di beberapa rumah yang tidak jauh dari lokasi. Akhirnya polisi berhasil menangkap Amir yang bersembunyi di sebuah rumah kosong di kawasan itu. Dia selamat dari amukan massa setelah ditinggal oleh Novi dan Fauzi.

"Saat ini, Amir sudah kami amankan di Mapolsek, sementara Novi hingga kini masih dirawat intensif lantaran masih koma dan hingga saat ini belum bisa dimintai katerangan," jelasnya. (yan/sta/lan)


Tiga Maling Motor di Surabaya Diamuk Massa, 1 Pelaku Tewas