
Khusus terkait potensi bencana angin kencang, Gatot menyatakan jika bencana ini telah mengalami peningkatan eskalasi dalam beberapa pekan terakhir. Menurut data Pusdalops BPBD Jatim per 28 Februari 2024, jumlah kejadian bencana angin kencang telah mendominasi dengan jumlah 47 kejadian dalam 2 bulan terakhir.
Sedangkan untuk banjir hanya tercatat 25 kejadian, kemudian disusul angin puting beliung dan tanah longsor yang masing-masing hanya 3 dan 2 kejadian. Sementara bencana angin kencang yang cukup besar di antaranya, terjadi di wilayah Sidoarjo dan Pamekasan.
Di 2 lokasi itu, ratusan rumah mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang dan ringan. Kalaksa BPBD Jatim pun sempat turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan menyerahkan bantuan perbaikan.










