KPU Pamekasan saat mendatangi rumah keluarga PKTPS yang meninggal untuk menyerahkan santunan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Petugas ketertiban tempat pemungutan suara (PKTPS) di Desa Konang, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada pemilu 2024, pendapatkan santunan Rp36 juta dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"KPU hari ini telah menyerahkan santunan kepada badan ad hoc, almarhum Mistariadi, yang merupakan PKTPS 004 Desa Konang, Kecamatan Galis," kata Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Halili, Senin (16/2/2024).
BACA JUGA:
- Bersama Bawaslu, Wakil Bupati Pamekasan Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi
- KPU Pamekasan Kembalikan Sisa Dana Hibah Pilkada 2024 ke Pemkab dan Ajukan Bantuan Operasional
- Ditetapkan Kepala Daerah Terpilih, ini Program Kholilurrahman-Sukriyanto di 100 Hari Pertama Kerja
- KPU Siapkan 4 Saksi Ahli untuk Hadapi Sidang Pembuktian Sengketa Pilkada Pamekasan 2024
Ia mengatakan nominal uang santunan yang diberikan kepada keluarga almarhum sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pihaknya juga memberikan biaaya pemakaman sebesar Rp10 juta tanpa ada potongan apa pun.
"Sudah kami transfer ke rekening Maryatun (istri almarhum Mistariadi, red). KPU juga turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudara Mistariadi yang telah bertugas sebagai PKTPS 004 Desa Konang," imbuhnya.
Sementara istri almarhum Mistariadi, Maryatun, mengucapkan terima kasih atas santunan yang diberikan kepada keluarganya.
"Terima kasih atas bantuannya. Kami mohon maaf apabila almarhum dalam bertugas memiliki salah dalam hal apa pun," tuturnya.
Diketahui, santunan kecelakaan kerja yang meninggal dunia bagi penyelenggara badan ad hoc pemilu telah diatur dalam PKPU nomor 8 tahun 2022. Secara teknis diatur dalam keputusan KPU nomor 59 tahun 2023.
Adapun besaran santunan telah diatur berdasarkan Surat Menteri Keuangan S-647/MK.02/2022 melalui satuan biaya masukan lainnya (SBML) tahapan pemilihan umum dan tahapan pemilihan. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




