Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama KH Asep Saifuddin Chalim, Gus Miftah, dan Owner PT Bawang Mas Group Khairul Umam saat shalawat bersama.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka bermunajat kepada Allah, Bawang Mas Group menggelar shalawat bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah KH. Asep Saifuddin Chalim, serta Gus Miftah.
Acara tersebut digelar di kantor Bawang Mas Group, Jalan Blumbungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Selasa (6/2/2024).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
- Salurkan Rp1,8 Miliar, Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih Pilar Sosial di Kota Kediri
- Genjot Produktivitas Tebu, Khofifah Pimpin Tanam Perdana Bongkar Ratoon di Kediri
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
Acara yang dihadiri oleh sejumlah ulama tersebut berlangsung meriah dengan lantunan sholawat yang merdu. Selain shalawat bersama, dalam kesempatan itu Gus Miftah juga menyampaikan ceramah untuk ribuan warga Kabupaten Pamekasan yang hadir.
Gus Miftah menyampaikan pengalamannya satu bulan yang lalu saat dipanggil oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan gara-gara video bagi-bagi uang yang dilakukan pemilik PT Bawang Mas.
"Banyak masyarakat Madura yang mungkin ekonominya pas-pasan. Mereka salah. Kalau di Madura ada sultan namanya Khairul Umam," kata Gus Miftah saat memberikan ceramah di depan ribuan masyarakat yang hadir.
Sementara Gubernur Khofifah bersyukur karena bisa berkumpul bersama ribuan masyarakat Pamekasan untuk sholawat bersama.

Ia juga memuji Gus Miftah yang selalu memberikan pesan pentingnya menjaga persatuan dalam dakwahnya.
"Kalo Gus Miftah ke mana-mana selalu memberikan penguatan bagaimana cara hidup berbangsa dan bernegara yang baik," tuturnya.
Sedangkan Owner PT Bawang Mas Group Khairul Umam mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kondusivitas dalam menghadapi pemilu 2024.
"Pilihan boleh beda, namun menjaga kondusivitas menjadi kewajiban bersama. Saya harapkan pemilu bisa menjadi perekat, bukan malah sebaliknya," singkatnya. (dim/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




