"InsyaAllah di mana-mana akan memberikan warna almamater tercinta SMAN 5 Taruna Brawijaya yang telah mendidik, membimbing, dan mengarahkan kalian semua sehingga ilmunya manfaat barokah," tambah Gubernur.
Gubernur Khofifah juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi SMAN 5 Taruna Brawijaya agar menjadi speaker dari proses penguatan dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Indonesia tidak sekadar membutuhkan orang pintar, tetapi Indonesia juga membutuhkan warga yang benar dalam menjaga NKRI, maka anak-anak sekalian harus pintar dan benar," kata Gubernur Khofifah.
Dengan kondisi seperti itu, menurut gubernur, peran kepala sekolah dan guru untuk mendidik siswa di sekolah tidak hanya berfokus pada kurikulum pendidikan seperti yang dipersyaratkan. Guru harus mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan kurikulum ketahanan nasional.










