Usai Beli Nasi, Pelajar di Desa Gedangan Jombang Dikeroyok Tanpa Sebab

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Entah apa penyebabnya yang dialami Roziqin (16), seorang pelajar, warga Dusun Mojogeneng, Desa Gedangan, Kec. Mojowarno. Remaja ini bersama seorang temannya langsung dikeroyok beberapa pelajar lain, Senin (20/7) malam. Akibatnya, keduanya mengalami luka cukup serius hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Jombang. Tak terima, keluarganya melaporkan peristiwa yang menimpa korban itu ke Polres Jombang, Kamis (24/7).

Saat dikonfirmasi, Kasubbag Humas Polres Jombang, AKP Gatot Mustofa membenarkan adanya kasus pengeroyokan tersebut. "Korban dan temannya sudah diambil keterangannya, dan dimintakan visum. Kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Gatot, saat dikonfirmasi, Kamis (23/7).

Informasi yang diperoleh, aksi pengeroyokan yang menimpa korban dan temannya terjadi sekitar pukul 19.30. Awalnya, korban dan temannya mendatangi sebuah warung nasi yang ada di Dusun Ringin Jejer, Desa Gondek, Kec. Mojowarno. Usai membeli nasi, keduanya memutuskan untuk segera pulang.

Tanpa diduga, saat di tengah perjalanan pulang, mereka dihadang oleh beberapa remaja. Merasa tak berbuat salah, keduanya tak hiraukan para remaja tersebut. Apalagi, korban sempat mengenali salah satu remaja yang menghadangnya. Dia adalah Bd (16), warga setempat.

Namun tanpa banyak kata, para remaja yang menghadang langsung mengeroyok korban dan temannya. Tak hanya sekedar pukulan tangan kosong, beberapa pelaku juga menghantamkan batu bata.

Mendapat serangan yang tak imbang, korban dan temannya kewalahan. Tak ayal, sejumlah pukulan telak tepat mengenai keduanya. Bahkan, korban dan temannya pun terluka. Untungnya, beberapa warga yang mengetahui aksi pengeroyokan itu langsung membubarkan para pelaku. Korban dan temannya langsung dilarikan ke rumah sakit hingga harus rawat inap. Usai peristiwa itu, keluarga korban tak terima dan putuskan lapor polisi.

"Korban sempat kenali satu pelaku dan kini masih diupayakan penangkapan serta mengumpulkan keterangan saksi-saksi," tandasnya. (jbg1/rvl)


Usai Beli Nasi, Pelajar di Desa Gedangan Jombang Dikeroyok Tanpa Sebab