Gubernur Khofifah saat peresmian Rumah Sehat masjid Al-Akbar dan acara refleksi akhir tahun (foto: ist)
"Saya rasa ini akhir tahun yang sangat indah bagi warga Jawa Timur karena keguyubrukunan terbangun dari mulai jajaran forkopimda provinsi kabupaten kota sampai di lini yang paling bawah," tuturnya menambahkan.
Sementara refleksi akhir tahun secara substantif akan disampaikan Gubernur Khofifah pada momen selanjutnya.
Di mana di kesempatan tersebut ia akan menyampaikan realisasi anggaran Pemprov Jatim tahun 2023 baik pendapatan maupun belanja daerah serta capaian Indeks Kinerja Utama sesuai RPJMD. .
"Tadi kita rapat (Sabtu , 30 Desember) mungkin besok (hari ini, Minggu, 31/12) setelah jam 1 siang kita baru akan update berapa final realisasi pendapatan kita dan realisasi belanja kita," terangnya.

Selain itu, peresmian rumah sehat tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah
Didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Imam besar dan Ketua Badan Pengelola Masjid Al Akbar Surabaya.
Setelah penandatanganan prasasti, Gubernur Khofifah melakukan pemotongan untaian melati dan tumpeng. Kemudian ia meninjau objek-objek yang diresmikan didampingi para jajaran.
Sebagai informasi Rumah Sehat Masjid Al Akbar Surabaya berdiri dengan luas bangunan 12 m x 12 m. Beberapa fasilitas yang ada antara lain ruang poli gigi, ruang bekam wanita dan laki laki serta ruang periksa medis.
Sementara itu Sekdaprov Jatim Adhy Karyono melaporkan bahwa refleksi akhir tahun 2023 dan doa awal tahun 2024 dilaksanakan dengan tujuan untuk muhasabah dan refleksi atas perjalanan selama tahun 2023 serta menyiapkan rencana kehidupan di tahun 2024.
Selain itu kegiatan ini juga sebagai ungkapan rasa syukur atas segala karunia dan kemudahan yang telah diterima selama tahun 2023.
"Di bawah kepemimpinan Ibu gubernur dan wakil gubernur sepanjang tahun 2023 Alhamdulillah Jawa Timur mengalami banyak sekali kemajuan dan dimana pembangunan di berbagai sektor dicapai sesuai dengan target bahkan melampaui target indikator yang sudah ditetapkan," kata Sekdaprov Adhy.
Hadir Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Forkopimda Jatim, Pengasuh Ponpes Progresif Bumi Shalawat KH. Agoes Ali Masyhuri, Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Bupati Mojokerto, Sekda Kab. Bangkalan, segenap jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim dan Dirut BUMD Jatim. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




