Salah satu pegawai, Sukarji mengatakan, tata ruang gudang memang dibuat sketsa sambil menunjukkan ruangan bosnya yang diduga sebagai titik awal api.
Mulai dari tempat penumpukan drum bekas tiner, tempat penuangan tiner, sampai meja bosnya.
Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya tidak berada di dalam gudang, dan pegawai lainnya juga mengaku tidak melihat langsung titik api.
“Kebetulan saya di pos penjagaan. Tiba-tiba melihat api sudah besar di lantai,” katanya, Rabu (20/12/2023).
BACA JUGA:Kecelakaan Maut di Ampel, 1 Orang Tewas










