Anugerah Konservasi Alam Kembali Diraih, Gubernur Khofifah: Bentuk Komitmen Kita Menjaga Alam

Adapun rincian nilainya yakni, pada 2019 dan 2020 sebesar 77, kemudian 2021 dan 2022 naik sebesar 5 persen menjadi 82. METT adalah metode untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan konservasi.

"Penghargaan ini adalah bukti dan hasil kerja keras semua pihak yang mencintai alam dan memiliki concern di bidang konservasi sumber daya alam. Tentu ini akan menjadi penguat ikhtiar kita bersama dalam menjaga kelestarian dan daya dukung alam demi anak cucu kita," kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (9/11/2023).

Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja keras berbagai pihak yang ikut ambil bagian dalam upaya konservasi sumber daya alam. Menurutnya, capaian ini harus menjadi pelecut semangat untuk mengelola kawasan konservasi serta menjaga kelestarian dan daya dukung alam di Jawa Timur lebih baik lagi.

Gubernur meminta 3 pilar pengelolaan kawasan konservasi yaitu aspek pengawetan, aspek perlindungan dan aspek pemanfaatan terus diperkuat dengan terus melakukan berbagai inovasi guna memberi dampak positif bagi pengelolaan kawasan konservasi Tahura Raden Soerjo.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: