Bunda Fey (empat dari kanan) mengenakan busana tenun ikat Kediri karya Eko Tjandra saat melenggang di atas catwalk. Foto: Ist
Sementara itu, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, mengungkapkan DSF ini memiliki tujuan mempertahankan keunikan yang ada di Tenun Ikat Kediri. Menurutnya, napas DSF adalah kolaborasi antara Pemerintah Kota Kediri, desainer, perajin tenun dan juga anak-anak SMK.
"Dengan begitu diharapkan acara ini bisa terus berlanjut dan tidak hanya didukung oleh Pemerintah Kota Kediri saja melainkan bisa didukung oleh BUMN, para pengusaha dan lainnya untuk melestarikan kain tenun wastra nusantara yang ada di Kota Kediri ini," katanya.
Tenun Ikat Kediri sekarang sudah memiliki dampak. Wali Kota Kediri menjelaskan dampak tenun ikat semakin dikenal adalah banyak dari tokoh-tokoh penting di Indonesia maupun luar negeri yang menggunakan.
"Contohnya saja beberapa waktu yang lalu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo juga sudah menggunakan, artis Indonesia maupun luar negeri seperti Song Kang, Raffi Ahmad dan beberapa artis lainnya juga sudah pakai tenun ikat Kediri ini," kata Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri.
Pada kesempatan itu, Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin, juga memberikan ucapan selamat atas terselenggaranya event Dhoho Street Fashion ini.
"Selamat Pak Wali Kota Kediri dan Ketua Dekranasda Kota Kediri, saya turut berbangga karena hampir setiap tahun saya menjadi saksi betapa indahnya dan juga kreatif hasil karya dari DSF ini, salah satunya ini yang saya pakai. Semoga acara ini memberikan banyak inspirasi untuk anak anak muda khususnya yang ada di ekonomi kreatif. Sukses," katanya.
DSF ke-8 diselenggarakan di Bantaran Sungai Brantas, Kota Kediri. Acara dibuka dengan karya-karya Eko Tjandra, desainer nasional dengan brand Olanye dan disusul dengan hasil karya busana para desainer lokal Kota Kediri, serta desainer nasional Didiet Maulana dengan brandnya Ikat Indonesia.
Kegiatan juga dihadiri Forkopimda Kota Kediri, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Choirur Rofiq; Kepala OJK Kediri, Bambang Supriyanto; Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Katino dan Firdaus; Ketua Dekranasda se-Eks Karisidenan Kediri, Kepala OPD Pemkot Kediri, para desainer nasional maupun lokal Kota Kediri, perajin tenun dan batik se-Kota Kediri. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




