Buka Rakorda Baznas se-Jatim, Gubernur Khofifah Diapresiasi Pimpinan Baznas RI

"Kemudian ada penjual keripik pisang. Rupanya dia hanya butuh modal sebesar Rp50.000. Karena memang tidak ada yang dipakai untuk modal Rp50.000 itu, dia pun harus pinjam ke rente (rentenir) yang akhirnya beranak-pinak itu. Belum lagi saat penyaluran bantuan zakat produktif tersebut, mereka (rentenir) sudah berjejer siap menagih," urai Khofifah.

Kalau hal itu diidentifikasi dari cerita ketika mereka menerima zakat produktif, masyarakat kemudian mempunyai harapan lagi. Proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan zakat produktifnya Baznas Jatim itu menurutnya tidak sekadar pemberdayaan. Tapi, memberikan harapan kehidupan yang lebih baik bagi banyak masyarakat.

"Saya rasa suatu saat, Pak Kiai Roziqi (Ketua Baznas Jatim) lebih dikonkretkan, didokumentasikan lebih kuat lagi, dan kemudian lebih banyak lagi di-share di sosial medianya Baznas (Jatim) dan kemudian itu di-share secara nasional karena akan menjadi pembelajaran kebaikan bagi Seluruh daerah," harapnya.

Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA mengapresiasi apa yang telah dilakukan Gubernur Khofifah terhadap baznas. Ia mengatakan bahwa Jawa Timur termasuk provinsi yang tercepat dalam perolehan zakatnya.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: