SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prestasi membanggakan di bidang olahraga rekreasi masyarakat kembali diraih Jawa Timur usai menyabet Juara II atau runner up dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VII yang digelar di Bandung, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil akhir Fornas VII, terdapat 204 medali yang diboyong para pegiat olahraga masyarakat Jawa Timur. Dengan rincian 71 medali emas, 69 medali perak, dan 64 perunggu.
BACA JUGA:
- WFH ASN Jatim Bergeser ke Jumat Mulai Juni, Gubernur Khofifah: Ikuti Arahan Mendagri
- Pecel Masuk 10 Besar Salad Terbaik Dunia, Khofifah: Bukti Kuliner Jatim Mendunia
- Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional 2026, Gubernur Khofifah Hadir di Layanan Kegiatan Jawara
- Laksanakan Sholat Idul Adha di Al Akbar, Gubernur Khofifah Serahkan Kurban dari Presiden Prabowo
Atas capaian membanggakan ini, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan juga terima kasihnya kepada seluruh pegiat olahraga masyarakat yang telah berlaga maksimal di ajang Fornas VII Bandung.
“Terima kasih pada seluruh pegiat olahraga masyarakat dan seluruh official khususnya kontingen KORMI Jatim yang telah memberikan upaya terbaiknya mewakili Jawa Timur di ajang Fornas VII sehingga Jatim bisa menyabet Juara II,” ujarnya, Minggu (9/7/2023).
“Capaian sebanyak 204 medali dengan rincian 71 medali emas, 69 medali perak, dan 64 perunggu ini adalah prestasi sekaligus modal semangat kita untuk mencapai juara umum di Fornas selanjutnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut medali yang diboyong Jatim berasal dari sejumlah Cabang Organisasi Olahraga Masyarakat (COOM) yang bermacam-macam yang diikuti kontingen Jatim. Terdapat 50 COOM yang diikuti Jatim mulai Olahraga Petualangan dan Tantangan (OPT).
Terdiri dari APSI pemandu sorak, ABU FAI INNASOC dan porgasi dari air softgun, ABI komunitas sepeda bmx, iespa e-sport, formasi olahraga mancing, kis skate board, iof offroad, FBSI breakdance, dan lain sebagainya.
Kedua, Olahraga Kesehatan dan Kebugaran (OKK) terdiri dari komunitas senam dan dansa. Seperti ADYTI, IODI, ILDI, warga tulang sehat, PORPI pernapasan, yayasan asma dan yayasan jantung, dan lain sebagainya.
Ketiga, Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya (OTKB) terdiri dari PSNPP APPSBU dan KPSN dari pencak silat tradisi budaya, asta tarung tradisional, BKI kempo, DKKI YPOK INAKTF karate tradisional, FOKBI kreasi budaya, FORSPEK ketapel, IDCA drumband, portina olahraga tradisional seperti hadang gobak sodor, dagangan, trompah panjang dan egrang, dan lain-lain.
“Pesan saya saat melepas kontingen Jatim adalah bawa medali sebanyak-banyaknya. Alhamdulillah hal itu menjadi motivasi bagi seluruh anggota kontingen KORMi Jatim sehingga membuah prestasi yang gemilang,” kata Khofifah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




