Dianggap Lamban, Pedagang Pasar Turi Adukan Pemkot Surabaya ke Ombudsman

Pihaknya meminta agar Pemkot mengecek lagi ke lapangan terkait kesiapan tersebut. “Di samping itu, kami pekan depan akan meninjau langsung ke Pasar Turi. Kami ingin tahu secara jelas kesiapannya seperti apa. Baru setelah itu kami bisa memberi rekomendasi,” terangnya.

Juru bicara pedagang Pasar Turi, Mas’ud membenarkan bahwa pihaknya mengadu ke Ombudsman RI Jatim. Dia mengaku kesal dengan Pemkot yang tidak segera mengambil tindakan tegas, yakni membongkar TPS. Keberadaan TPS ini dianggap sangat mengganggu pedagang Pasar Turi berjualan.

Sebab, banyak pelanggan dan warga Surabaya yang tidak tahu jika Pasar Turi sudah beroperasi kembali. “Kami mengadu ke Ombudsman karena kami ingin masalah Pasar Turi segera diselesaikan. Pemkot harus lebih perhatian dengan pedagang di Pasar Turi. Jangan hanya soal taman dan taman saja yang dibangun,” keluhnya.

Beberapa materi yang diadukan ke Ombudsman RI Jatim di antaranya, meminta Pemkot segera menuntaskan konflik di Pasar Turi. Meminta pada pedagang yang hingga kini masih menghuni TPS, segera masuk ke pasar yang dibangun dengan nilai investasi Rp 1 triliun lebih itu.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini:Dianggap Lamban, Pedagang Pasar Turi Adukan Pemkot Surabaya ke Ombudsman - Halaman 2