Dua Senjata Tajam diamankan dari para pengendara di Jembatan Suramadu.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya guna meminimalisir aksi kejahatan Curanmor, Curat dan Curas (3C) melakukan beberapa langkah diantaranya seperti penyekatan dan menggelar razia di akses jalan perlintasan para pelaku melarikan kendaraan hasil curian.
Razia tersebut, diselenggarakan pada Selasa (16/5/2023) dini hari mulai pukul 1.00 WIB hingga 5.00 WIB, yang melibatkan personel Unit Jatanras Polrestabes Surabaya bersama rayon 4 dan 3.
BACA JUGA:
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
- Polisi Tangkap Pencuri iPhone di Surabaya
- Jatanras Polda Jatim Gulung Spesialis Bobol Rumah Siang Hari Lintas Provinsi
Rayon 4 terdiri dari Polsek Gubeng, Polsek Sukolilo dan Polsek Mulyorejo, sedangkan Rayon 3, terdiri dari Polsek Wonokromo, Polsek Dukuh Pakis dan Polsek Sukomanunggal.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirza Maulana mengatakan, kekuatan yang diturunkan dalam melakukan razia di Jembatan Suramadu adalah semua unit Reskrim dari 6 Polsek.
“Setidaknya ada 40 personil yang dikerahkan, dan sasaran adalah pelaku curanmor, Satjam dan narkotika,” ujarnya, Selasa (16/5/2023).
Menurutnya, Jembatan Suramadu merupakan prioritas pengawasan yang dilakukan oleh satreskrim.
“Memang jalur Suramadu adalah akses utama bagi pelaku guna melarikan motor hasil curian ke pulau Madura, sehingga kita lakukan terus razia di akses jembatan tersebut,” tambahnya.







