"Kami berusaha membantu tim Kanwil Kemenag Jatim untuk mempersiapkan diri menyambut para Tamu Allah yang akan melaksanakan ibadah Haji tahun ini agar benar benar fit. Baik tenaga hingga pikiran sebelum keberangkatan ke Tanah Suci," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (9/5).
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu mengungkapkan, kuota haji asal Jatim pada 2023 sebesar 35.152 jamaah. Dari angka tersebut terbagi sebanyak 35.035 untuk jamaah haji umum, 1.758 jamaah haji prioritas lanjut usia, pembimbing KBIHU 122 orang dan petugas haji daerah sebanyak 287 orang.
"Alhamdulillah kita mendapatkan kuota 35.000 jamaah dari total kuota haji Nasional tercatat 221.000 jamaah di seluruh Indonesia. Kami mendapatkan informasi bahwa jamaah haji asal Jatim tertua bernama Harun berusia 119 tahun asal Pamekasan Madura yang mendaftar haji pada tahun 2017 dan mendapatkan daftar tunggu di tahun 2024. Meski pendengarannya sudah berkurang, namun ia terlihat tetap sehat. Dan optimis dengan kondisi fisiknya untuk bisa menunaikan ibadah haji," tegasnya.
Sesuai jadwal, pada 23 Mei 2023 jamaah haji akan mulai masuk dan datang di Asrama Haji Sukolilo Embarkasi Surabaya dengan awal pemberangkatan jamaah haji ke tanah suci pada 24 Mei 2023.










