Gubernur Jatim menambahkan, perpustakaan yang sudah mendapatkan sertifikat dan terakreditasi di Jawa Timur pada 2021 jumlahnya mencapai 1.658 dan meningkat di 2022 menjadi 2.096.
“Dengan jumlah perpustakaan yang terus meningkat, kami mendorong seluruh masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan literasi membaca sejak dini," ujarnya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemprov Jatim ini menyampaikan, menjadi keharusan untuk meningkatkan kemajuan perpustakaan. Mengingat peran perpustakaan dalam mensejahterakan warga melalui perkembangan literasi sangat besar manfaatnya.
Perpustakaan masih menjadi acuan utama dari semua generasi untuk memperoleh literatur keilmuan maupun pengetahuan. Sehingga kualitas dan kuantitas bahan bacaan harus kembali menjadi perhatian bersama.










